Home » Uncategorized » Kelemahan efek “Flip Book” dalam e-book

Kelemahan efek “Flip Book” dalam e-book

Twitter

Recent Followers

This blog has 60 nice blog followers. Thanks for your attention.


Perkembangan aplikasi untuk merancang halaman sebuah majalah atau tabloid telah sangat pesat. Dahulu kita mengenal Quark Xpress sebagai salah satu aplikasi populer untuk merancang halaman buku atau majalah bahkan surat kabar. Berlanjut dengan aplikasi populer lainnya yaitu Adobe Page Maker yang sangat user friendly bagi desainer grafis. Dengan beberapa versi yang semakin diperbaharui kualitas dan kelengkapan fiturnya, Adobe Page Maker sangat dikenal sebagai aplikasi untuk merancang halaman buku, majalah dan surat kabar.Contoh tampilan e-book

 Saat ini aplikasi yang cukup populer untuk keperluan serupa adalah Adobe InDesign. Aplikasi ini juga mengusung fitur yang tidak kalah menarik dengan Adobe Page Maker. Versi terbaru yang populer saat ini adalah versi CS5. Walaupun versi CS6 telah resmi dirilis di Indonesia, tetapi versi 5 masih lebih banyak digunakan oleh beberapa desainer grafis dan percetakan ternama.

Jika dilihat lebih seksama, Adobe InDesign versi CS4 telah memiliki fitur “Flip Book” yang saat ini masih populer digunakan untuk merancang e-book, e-zine atau e-magz yang bersifat multimedia. Dengan fasilitas ini maka hasil akhir dari buku elektronik akan memiliki banyak format file yang didukungnya. Beberapa format tambahan yang didukungnya adalah format video dan audio. Dengan adanya elemen video dan audio dalam buku elektronik tersebut, kemudahan transfer informasi ke pembaca lebih meningkat jika dibandingkan hanya format teks dan gambar statis saja dalam buku elektronik tersebut.

Walaupun fitur “Flip Book” sangat menawan dalam penampilannya, tetapi mempunyai beberapa kelemahan yang patut diantisipasi oleh desainer e-book. Kelemahan tersebut adalah :

1. Informasi yang disampaikan cenderung lebih sedikit mendapat perhatian dari pembaca.
Pembaca tentu mempunyai tujuan untuk mendapatkan informasi yang diinginkan yang terkandung didalam e-book tersebut dan bukannya dibuat terpukau dengan efek multimedia yang terdapat didalam ebook tersebut.

2. E-book bersifat multimedia dengan fitur “Flip Book” cenderung lebih sulit dibaca jika dibandingkan dengan e-book yang dirancang TANPA menggunakan Adobe InDesign.
Beberapa aplikasi pembuat e-book bersifat multimedia ada yang memiliki fitur “Pan Zoom” untuk memberi kesempatan pembaca lebih fokus pada area teks.

Dari pengalaman penulis membaca bermacam-macam judul e-book bersifat multimedia, e-book yang dirancang menggunakan Adobe InDesign lebih disarankan menghilangkan efek “Membuka Halaman” yang sering digunakan saat ini. Tujuannya tentu saja membiarkan para pembaca untuk lebih fokus pada teks dan gambar pendukung dari pada membuat pembaca mengagumi multimedia yang dibenamkan pada e-book tersebut.

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Alexa Traffic Ranks (April 2014)

Blog Stats

  • 135,365 hits

On The Spot

A shark attack, a 2D animation made by a specialneed student. :) #specialneed #autism #animation #2D #shark The underwater cars, designed by a specialneed student. :) #graphic #design #photoshop #underwater

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email. Thank you.

Join 1,266 other followers

%d bloggers like this: