Home » Uncategorized » Bagaimana karier di bidang multimedia? Ini ceritanya…

Bagaimana karier di bidang multimedia? Ini ceritanya…

Twitter

Recent Followers

This blog has 60 nice blog followers. Thanks for your attention.


Persiapan Teknis dan Finansial Memasuki Bisnis Multimedia
(cerita karier Amir dan Zulkifli)

Latar Belakang

•  Amir dan Zul tetangga di Gang Terong dan baru lulus SMA.
•  Amir dan Zul ikut seminar Multimedia di ITB.
•  Setelah Seminar Amir dan Zul ingin berkarir di Multimedia
•  Ini kisah fiktif perjalanan karir Amir dan Zulkifli di bidang Multimedia.

<Amir : Belajar >

•   Amir anak orang kaya.
•   Amir sekolah di Australia.
•   Bachelor of Multimedia dan Master of Multimedia di Swinburne University.
•   Beberapa pilihan lain:
–   Central Queensland University
–   Monash University
•  Skill Dasar:
–  Internet : Mencari informasi, berinteraksi dengan sesama pelajar multimedia.
–  Digital image design dan production : Photoshop dan
Corel Draw.
–  2D animasi dan interaksi : Flash
–  3D modeling dan animasi : 3D Studio Max dan Maya
–  Digital Video : Adobe Premiere, After Affects, dan  Adobe Director
•  Skill Dasar:
–  Digital Audio : Adobe Soundbooth dan Sonic Foundry’s Sound Forge
–  Multimedia System : Bagaimana semua komponen berinteraksi dan proses post production.
–  Project Management : Proyek Multimedia berskala besar.

<Amir : Bekerja>

•  Amir lulus dengan angka gemilang dan medapat pekerjaan di Fast Forward Pty. Ltd. di Australia yang bergerak di bidang pembuatan Multimedia, Web Pages, dan Multimedia Presentation untuk perusahaan besar.
•  Produk dan Jasa Fast Forward Pty. Ltd.:
–  Multimedia Web Pages
–  Multimedia Presentation (dalam CD) untuk Company Profile, Product Launching, dll.

<Amir : Sebagai Media Specialist>

•  Tugas Amir sebagai junior membantu Photographer, Cameraman dan Sound Engineer.
•  Amir juga harus mentransfer hasil foto, video dan suara ke dalam bentuk digital.
•  Integrasi komponen multimedia dengan menggunakan authoring software.
•  Skill yang diperlukan:
–  Multimedia Authoring dasar yang telah dipelajari di sekolah.
–  Kreativitas dalam pengambilan gambar, pembuatan video dan/atau suara.

<Amir : Sebagai Content Specialist>

•  Tugas Content Specialist
–  Melakukan riset dan melakukan test tentang kebenaran data yang digunakan.
–  Mendesign bagaimana data dan informasi dapat direpresentasikan secara optimal di multimedia.
•  Skill yang diperlukan
–  Riset melalui Internet
–  Kemampuan menulis dengan baik (Copy Writer)
–  Kemampuan memilih, memadukan dan menyajikan informasi dari sumber yang beragam.

<Amir : sebagai Web Master / Programmer>

•  Tugas
–  Membuat halaman Web dengan memadukan komponen multimedia, dengan memperhatikan ketebatasan bandwidth pada internet.
–  Membuat script dan program agar halaman yang dibuat menjadi dynamic.
•  Skill yang diperlukan
– Web design : HTML dan web authoring tool seperti Dreamweaver.
–  Scripting Language : Action Script, Java Script.
–  Programming dan Database.

<Amir : sebagai Production Manager>

•  Tugas
–  Mendefinisi, koordinasi dan fasilitasi produksi Multimedia / Web.
–  Negosiasi dengan client
–  Menentukan Perangkat dan Fasilitas produksi
–  Mengkoordinasi dengan tim
–  Harus mengerti kemampuan teknologi dan keterbatasannya ( tidak harus melakukan produksi itu sendiri).

<Amir : sebagai Production Manager>

•  Skill yang diperlukan
–  Memiliki pengetahuan dasar tentang semua proses produksi.
–  Kemampuan negosiasi dan pembuatan proposal
–  Kemampuan komunikasi.
–  Kemampuan managerial.
–  Pengetahuan legal/hukum.
–  Pengetahuan Infrastruktur, Jaringan dan System.

———————————————————————

<Zul : Belajar>

•  Zul anak orang kurang mampu.
•   Mendapat beasiswa untuk kuliah dibidang pendidikan.
•   Banyak belajar sendiri tentang Multimedia, antara lain dari:
–  Situs-situs mengenai multimedia di Internet dalam bentuk Tutorial, Contoh produksi, dll.
–  Kursus singkat
–  Buku tentang multimedia

<Zul : Bekerja>

•  Zul bekerja di perusahaan corporate training akan tetapi pada waktu senggang ia bekerja membuatkan web pages dan multimedia content untuk perusahaan teman, maupun order melalui internet.
•  Zul merencanakan membuat perusahaan sendiri. Karena latar belakang pendidikan dan pekerjaan, Zul mengerti bahwa salah satu hal yang penting dalam usaha sendiri adalah keuangan terutama pendanaan.

<Zul : Keuangan – Personal Investment>

•  Zul memulai business dengan membeli (investasi) perangkat multimedia dari simpanan sendiri.
•  Zul bekerja untuk diri sendiri, tanpa dibayar, dia mengkategorikan ini sebagai investasi keringat.
•  Zul bekerja di siang hari di perusahaan keuangan, dan mengerjakan proyek sendiri di waktu malam, ini disebut Midnight Office Supply.  Gaji pekerjaan di siang hari juga dipakai untuk mendanai bisnis Zul terutama pada tahap pengembangan.
•  Zul juga meminjam dari bank, dengan menjaminkan rumah orang tuanya (Home Equity Loans).
•  Untuk pengeluaran tak terduga Zul menggunakan dana dari Kartu Kredit.

<Zul : Keuangan – Ikat Pinggang>

•  Untuk memperlancar keuangannya Zul melakukan beberapa hal :
–  Pembayaran Tunai, Zul selalu berusaha bernegosiasi untuk mendapatkan pembayaran pada saat penyerahan pekerjaan.
–  Barter, Zul seringkali melakukan barter dengan Hosting Provider (hosting untuk web design).
–  Front End Credits/Discount, Zul juga berhasil bernegosiasi dengan hosting provider, untuk mendapat keringanan biaya di awal, dengan janji akan membawa banyak pelanggan ke hosting provider.
–  Vendor, dengan mendapatkan perpanjangan waktu pembayaran dari 30 hari menjadi 60 hari atau 90 hari.
–  Incubator Program, Zul mengetahui beberapa software dan hardware provider memberikan program bantuan hardware dan software gratis.

<Zul : Keuangan – Perusahaan Kecil>

•  Bisnis Zul berkembang, dan Zul mendirikan PT dan melihat bahwa perkembangan akan lebih cepat apabila ia mempunyai modal lebih :
–  Keluarga dan Teman, Zul mengajak keluarga dan temannya untuk meminjamkan atau berinvestasi di bisnis Zul.
–  Leasing, Untuk membeli beberapa perangkat (misalnya kendaraan kantor), Zul melakukannya melalui program leasing.
–  Kredit Usaha Kecil.
–  Partner, melalui internet Zul mengajak beberapa individu dengan kemampuan yang melengkapi Zul, beserta modal tambahan.

<Zul bertemu Amir>

•  PT milik Zul mendapat order Computer Aided Training dari pemerintah, tapi memerlukan dana untuk pengembangannya.
•  Amir yang sudah menjadi direksi keuangan saat itu kebetulan sedang pulang ke Indonesia; sambil makan gado-gado Zul minta pendapat Amir tentang masalahnya.

Dari berbagai sumber.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Alexa Traffic Ranks (April 2014)

Blog Stats

  • 135,394 hits

On The Spot

A shark attack, a 2D animation made by a specialneed student. :) #specialneed #autism #animation #2D #shark The underwater cars, designed by a specialneed student. :) #graphic #design #photoshop #underwater

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email. Thank you.

Join 1,266 other followers

%d bloggers like this: